Hadits adalah sumber hukum tertinggi nomor dua dalam Islam setelah
Al-Quran. Para muslimin maupun non-muslim yang ingin mempelajari Islam,
disarankan untuk mempelajari Al-Quran dan Hadits dengan lebih mendalam. Dua
sumber hukum Islam ini adalah referensi utama bagi umat Islam untuk mempelajari
bagaimana caranya beribadah dan berperilaku sesuai dengan yang dikehendaki Allah
SWT.
Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang mempunyai akhlak dan perilaku
yang terpuji. Sebaik dan sebagus apapun ibadah-ibadah ritual (seperti shalat,
puasa, haji, dll.) yang dilakukan seseorang hamba, tidak akan begitu berarti
jika dia berprilaku buruk terhadap sesama manusia, binatang, lingkungan, dll.
Dibawah ini, penulis munyajikan beberapa hadits-hadits Nabi SAW tentang akhlak
dan perilaku yang baik. Hadits-hadits ini adalah terjemahan hadits dalam bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris, berikut teks-teks terjemah hadits tersebut:
1. Dari Abu Hurairah RA: Rasulullah SAW besabda, “Orang mukmin yang
paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya, dan
sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada istrinya”. [HR. Tarmidzi]
Abu Hurairah reported: The Messenger of Allah said, "The
believers who show the most perfect Faith are those who have the best manners,
and the best of you are those who are the best to their wives".
[Tirmidhi]
2. Dari Abu Darda’ RA: Nabi SAW bersabda, “Tidak ada sesuatu apapun
yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin pada hari kiamat selain akhlak
yang baik. Sungguh Allah membenci orang yang lisannya kotor dan kasar”. [HR.
Tarmidzi]
Abu-Darda’ reported: The Prophet said,
"Nothing will be heavier in the Scales of the believer on the Day of
Resurrection than their good manners. Allah hates one who uses foul or coarse
language”.
[Tirmidhi]
3. Dari Abu Hurairah RA: Nabi SAW berkata, “Tidaklah seseorang makan
makanan yang lebih baik dari hasil usahanya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Daud
AS memakan panganan dari jerih payahnya sendiri”. [HR. Bukhari]
Abu Hurairah reported: The Prophet
said, "No food is better to a man than that which he earns through his
own manual labor. David, the Prophet of Allah, ate only out of the efforts of
his manual labor”. [Bukhari]
4. Dari Shuhaib, ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda, ”Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin, semua
urusannya adalah baik baginya, dan hal ini tidak didapati kecuali pada diri
seorang mukmin. Apabila dia
mendapatkan kelapangan hidup, dia bersyukur dan itu adalah kebaikan baginya.
Dan apabila dia ditimpa kesulitan, dia bersabar, dan itu adalah kebaikan
baginya”. [HR. Muslim]
On the authority of Suhayb who narrates:
The Messenger of Allah said,
“How
wonderful is the attitude of the believer, for his attitude is always good, and
this applies to no one except the believer. If something good happens to him,
he gives thanks and that is good for him. And if something bad happens to him,
he bears it with patience, and that is good for him”. [Muslim]
5. Dari Abu Syuraih Al Khuza'i RA: Nabi
SAW bersabda, "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari
Akhir, hendaklah ia berlaku baik terhadap tetangganya. Barang siapa beriman
kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tamunya. Dan barang siapa
beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berbicara yang baik atau diam”. [HR. Muslim]
Abu Shuraih Al-Khuza`i reported: The
Prophet said,
“He
who believes in Allah and the Last Day, let him be kind to his neighbor. And he
who believes in Allah and the Last Day, let him show hospitality to his guest.
And he who believes in Allah and the Last Day, let him either speak good or
remain silent”.
[Muslim]
6. Dari Anas bin Malik RA bahwasanya
Nabi SAW berkata, “Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga ia mencintai
saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. [HR. Muslim].
Anas ibn Malik reports that the
Prophet said, “No one amongst you truly believes until he loves for his
brother that which he loves for himself”. [Muslim]
7. Dari Jabir RA: Rasulullah SAW berkata,
“Semoga Allah merahmati seseorang yang bersikap mudah ketika menjual, ketika
membeli dan ketika menagih haknya (utangnya)”. [HR. Bukhari]
Jabir reported: The Messenger of Allah
said, “May
Allah’s Mercy be upon a man who adopts a kind and easy attitude when he sells
and buys, and when he demands repayment of loans that he gave out”. [Bukhari]
Hadits-hadits tentang akhlak yang baik diatas seyogianya bisa menjadi
pengingat bagi pembaca muslim khususnya penulis, untuk kembali merefleksi diri
dan bercermin kepada Nabi Muhammad SAW. Apakah kita sudah berusaha sebaik
mungkin untuk mengikuti akhlak dan perilaku yang dicontohkan dan diajarkan oleh
Beliau SAW, atau malah sebaliknya.

Komentar
Posting Komentar